[Recap] Chronicle of a Blood Merchant

Ha

Profile

  • Movie: Chronicle of a Blood Merchant
  • Revised romanization: Heosamgwan
  • Hangul: 허삼관
  • Director: Ha Jung-Woo
  • Writer: Yu Hua (novel), Kim Joo-Ho, Ha Jung-Woo, Park Soo-Jin
  • Producer: Ko Seung-Hee, Ahn Dong-Gyu, Jang Won-Suk, Oh Jung-Hyun
  • Cinematographer: So Jung-Oh
  • Release Date: January 15, 2015
  • Runtime: 124 min.
  • Genre: Family / Comedy / Drama / Melodrama / Period-1950 / Period-1960
  • Distributor: Next Entertainment World
  • Language: Korean
  • Country: South Korea

Credit: Asianwiki

c1 c2

Adegan dibuka dengan kedatangan seorang ibu-ibu bersama anak gadisnya yang membawakan kentang manis untuk San (Ha Jung Woo) dan Ahjussi. Si gadis cantik bernama Guai Fa, ia ditanya apakah akan segera menikah. Si Ibu menjawab bahwa pertunangan puterinya telah dibatalkan.

c3“Mengapa begitu tiba-tiba?”

Si Ibu menjawab, “Tentu saja ada alasannya. Aku mengundangnya untuk makan malam di rumahku, aku akan sangat senang jika ia memakan dua bola nasi. Jika ia bisa makan 3 bola nasi, maka Guai Fa bisa menikahinya tanpa keraguan. Tetapi ternyata ia hanya mampu menghabiskan satu bola nasi, dan tidak menginginkannya lagi.

c3 c4

“Mungkin  karena makanannya kurang enak.”

“Aku rasa kejadian itu aneh. Sehingga aku bertanya kepada seseorang. Ternyata pria itu tidak pernah ke kota untuk menjual darahnya.

“Tapi, bukankah masalah ini bisa dijelaskan padanya?”

“Tentu saja…”

c5

Namun sebelum percakapan itu menjadi lebih panjang, Guai Fa mengajak ibunya untuk meninggalkan tempat itu. Ekspresi wajahnya terlihat tidak nyaman.

“Ah pria itu benar-benar tak bisa diharapkan,” gerutu si Ibu, lalu ia bersama puterinya beranjak pergi.

c6 C7

Ahjussi memuji Guai Fa sebagai seorang gadis yang tumbuh dengan baik. Lalu San bertanya mengapa pertunangan bisa dibatalkan karena hanya masalah darah. Apakah hal itu memang penting?

Ahjussi menjawab bila hal itu dianggap penting, ya akhirnya menjadi penting. Namun bila dianggap tidak penting, ya artinya memang tidak begitu penting. Namun orang-orang yang sehat akan pergi ke kota untuk menjual darahnya. Jadi apakah seseorang itu sehat atau tidak, bisa dinilai dari pernah atau tidaknya ia menjual darah.

***

c8 c9Scene beralih di sebuah tempat yang sangat ramai. Ada para buruh dan anak-anak, ada juga pria-pria bule berseragam. Siang hari waktunya berisirahat, San dipanggil oleh teman-temannya sesama buruh.Ia mengaku kelelahan dan hampir kehabisan tenaga.

“Kurasa kamu membutuhkan seorang wanita..”

“Ah, akan jauh lebih melelahkan jika aku memiliki seorang wanita,” jawab San.

Orang-orang tertawa mendengar jawaban San. Tak lama kemudian datanglah seorang gadis penjual minuman yang lewat. Semua pria menatap ke arah datangnya suara.

c10 c11

Dan gadis penjual minuman itu diperankan oleh Yoon Eun Hye. She so sweet. Rambutnya dikuncir dua gitu. Menurut San, gadis penjual minuman itu keren, namun ketika si gadis menawarkan minumannya, tetapi tidak ada satupun dari para namja itu yang membelinya. Mereka beralasan sudah bawa minuman dari rumah.

Lalu terdengar suara lainnya, gadis penjual popcorn…

c12

Begini ekspresi para namja…

c13 C14

Yuk Fang (Ha Ji Won), si gadis cantik datang…

c15 c16

Orang-orang berebut ingin membelinya. Mereka berteriak, “Gadis cantik dan popcorn…”. Mereka berterimakasih kepada Tuhan karena bisa melihat Yuk Fang hari ini.

c17

Seperti ini San menatap Yuk Fang. Hmmm, love at first sight? 😀

c18

Teman-teman San pun memanggil Yuk Fang dan membeli popcorn. Namun ketika Yuk Fang mendatangi mereka, San malah menjauh. Yuk Fang sepertinya menyadari ada satu namja yang menghindarinya, dan ia malah mendekati San.

c19 c20

Yuk Fang: “Maukah mencobanya?”

San: “Berapa?”

Yuk Fang: “Coba saja dulu.” Yuk Fang mengambil segenggam popcorn dan memberikannya kepada San. Popcorn itu langsung dimasukkan sekaligus ke dalam mulutnya. *mumpung gratis.

c21 c22

Tapi ternyata, Yuk Fang menyebutkan harga segenggam popcorn itu sebesar 100 won. San terlihat sangat kaget.

Namun ternyata Yuk Fang hanya bercanda.

c23 c24

Yuk Fang berlalu dari tempat itu. San ditanya oleh teman-temannya mengapa ia terlihat malu dan wajahnya memerah. Namun San mengelak, dan ia terus diolok-olok temannya.

Namun apa yang bisa mereka lakukan.Ternyata Yuk Fang sudah punya pacar. Kabarnya, Yuk Fang semakin cantik ketika pacaran dengan pria berjas putih tersebut. Pria itu disebut sebagai ‘pria Amerika’ yang selama ini banyak membantu Yuk Fang.

c25

Malam hari, Yuk Fang menjadi bahan gossip. Para namja bertanya-tanya mengapa semua gadis tertarik pada pria seperti itu. Padahal, pria itu telah banyak mnipu para gadis.

Usia San sudah lebih dari cukup untuk menikah. Mereka menyadari bahwa tadi siang, mata gadis itu terus menatap San. Mendengar hal itu, San langsung bangkit dari tidurnya, dan ia pun yakin bahwa Yuk Fang terus menatapnya. Namun ia langsung diolok-olok kembali oleh teman-temannya. Bukan Yuk Fang yang menatapnya, tetapi gadis penjual minuman. Mendengar itu, wajah San kembali lesu.

San: “Gadis penjual minuman? Ah, aku tidak peduli.”

Teman San: “Kau tidak punya keluarga. Karenanya, kau harus segera mencari wanita…”

Namun San tidak peduli. Ia memejamkan matanya dan masih terngiang-iang suara Yuk Fang di telinganya.

***

c26

Scene berpindah lagi. Siang hari, San bersama dengan Ahjussi kembali bekerja. Hari ini Ahjusi memprotes karena San bertingkah sangat aneh. San langsung bilang bahwa ia ingin menikah.

Ahjussi bilang, “Ya, menikahlah. Tetapi apakah kau punya cukup uang?

c27

San menjawab, “Aku tidak punya banyak uang saat ini, tapi Ahjussi, aku bisa mendapatkan uang dengan menjual darah kan?”

“Siapa yang tahu…dengan bekerja di sini aku tidak mendapatkan cukup uang. Menjual darah bisa menghasilkan lebih banyak uang dibandingkan petani. Tapi mengapa kau begitu ingin menjual darah?”

“Ya, aku ingin menjual darah. Uang harus ada terlebih dahulu sebelum menikah,” jawab San.

“Tentu saja, bagimu tak akan ada masalah jika menjual darah.”

“Lalu, bagaimana dan dimana aku harus menjual darah?”

“Aku tak tahu. Tanyakanlah kepada Fang Ji,” jawab Ahjusi.

c28

San pun menemui Fang Ji (Sung Song Il). Yeeeyyy, love him so much. Ia juga ditemani oleh Kim Sung Gyun (Aigggoooo, Kim Sajang!). Fang Ji menjelaskan bahwa menjual darah tidaklah mudah. Harus melakukan cek kesehatan terlebih dahulu, apakah darahnya cukup berkualitas untuk dijual. San bertanya bagaimana jika ia menjual darah? Fang Ji lalu memukul dada, memeriksa mata San, dan bilang bahwa San bisa menjual darahnya.

“Berapa jumlah uang yang bisa kudapatkan?”

Kim Sajang menjawab bahwa harganya 1000 won per botol, sama seperti harga daging sapi. Fang Ji tersenyum-senyum.

Uang sebesar itu sama dengan jumlah gaji San selama sebulan. Ia pun bertanya apakah diperlukan cek tubuh sebelum menjual darah.

c29

“Iya, dan darah itu akan digunakan oleh rumah sakit. Kita hanya boleh menjual darah tiga bulan sekali. Salah satu cara agar kau lolos, maka bawakanlah mereka hadiah. Itulah sebabnya mengapa aku bisa menjual darah lebih banyak dibandingkan yang lain. Bawakanlah hadiah maka itu akan membantumu untuk mendapatkan uang. Aku akan terus menjual darah hingga mati.”

Fang Ji mengajak minum air. San bertanya mengapa begitu tiba-tiba. Lalu Kim Sajang menjelaskan bahwa sebelum cek kesehatan, mereka harus minum air agar fit dan dan banyak darah. Dengan begitu, lebih banyak darah yang bisa dijual. San disuruh minum 8 gelas air (gelas pakai kotak gitu).

c41 c42

Mereka pun sampai di kota. Karena minum terlalu banyak, San pun ingin buang air kecil. Namun Fang Ji mencegahnya. Justru ia kembali di ajak minum air. Kali ini dari keran langsung.

Sambil kepayahan menahan keinginannya untuk pipis, ketiga pria itu masuk ke ruangan dokter. Fang Ji menyapa ramah. Namun dokter bertanya, seberapa banyak air yang mereka minum? Fang Ji mengaku hanya 3 cangkir saja. LOL, adegan ini lucu banget, melihat mereka bertiga mati-matian menahan pipis.

c43 c44

Namun ternyata dokternya tidak bisa ditipu. Ia tahu bahwa mereka minum lebih dari 10 gelas air. Dokter lalu bertanya siapakah orang asing yang mereka bawa, ini pertama kali ia melihatnya.

c45 c46

“Oh, dia adalah tetangga kami di desa. Hari ini pertama kalinya ia kemari.”

c47 c48

Dokter bilang mereka cukup diambil darahnya 2 botol saja, karena lebih dari itu akan membahayakan. Namun Fang Ji merayunya. Akhirnya dokter bilang bahwa darah mereka akan diambil sebanyak 3 botol. Setelah selesai, mereka bertiga berebutan buang air kecil. Dan durasi pipisnya itu loh, lama banget. Hahaha 😀

Setelahnya, mereka makan sosis darah. Karena setelah proses ‘jual darah’ maka yang harus dilakukan adalah makan sosis darah. San bertanya kepada Fang Ji, bagaimana caranya ia memikat hati wanita.

c49

Fang Ji: “Apakah ia seorang gadis yang cantik?”

San: “Iya, dia sangat cantik.”

Fang: “Lalu apa masalahnya?”

San: “Dia punya pacar.”

Fang: “Apakah kau benar-benar menikahinya?”

San: “Tentu.”

Fang: “Kalau begitu, kau pasti bisa mendapatkannya. Karena yang terpenting adalah hati dan ketulusan. Pertama, datangi rumahnya dan sampaikan maksudmu. Bawalah segala sesuatu yang kau miliki, dan berikan padanya.”

San manggut-manggut…

Lalu Fang Ji bilang, “Aku jomblo sampai sekarang karena aku tidak akan melakukan hal itu.”

c50

LOL. San ini gimana sih. Masa nanya tips menaklukkan hati wanita kepada bujang lapuk begitu. Aigoooo. 😀

***

Malam hari, San pergi ke rumah Yuk Fang. Ia memperkenalkan dirinya. Ternyata Yuk Fang masih mengingatnya.

Yuk Fang bertanya, “Ada apa?”

c51 c52

“Maaf karena begitu mendadak. Aku ingin mengundangmu makan roti. Maukah kau makan roti bersamaku sekarang?”

“Kenapa…?

“Ah aku masih ingat beberapa waktu yang lalu kau memberiku popcorn gratis.”

“Jadi, sekarang kau ingin membalasnya?”

San menjawab, “Tidak ada makan siang gratis di dunia ini, tanpa kecuali.”

“Tapi kurasa tawaranmu tidak menarik.”

“Kalau begitu, lupakan roti. Mari kita makan sesuatu yang kau sukai,” ajak San.

San meminta Yuk Fang mengganti baju agar mereka bisa pergi. Tetapi Yuk Fang kembali menolak, dengan alasan perutnya penuh. San mengeluh, seharusnya ia datang lebih awal karena saat ini waktu makan malam sudah lewat.

Namun kekecewaannya tidak berlangsung lama. Yuk Fang mengajak San makan buns esok hari. San begitu senang, ia berlari dan berteriak-teriak kegirangan. ^_^

***

c53

Keesokan harinya, Yuk Fang diajak jalan-jalan dan dibelikan berbagai barang. Saat hampir terserempet, San menarik badan Yuk Fang. Lalu mereka masuk ke kedai makan dan membeli bermacam-macam makanan. Pertama parfum, daging babi, lalu mie, BBQ. Yuk Fang makan dengan lahap sekali, dan San terlihat senang.

c54

San meminta Yuk Fang mencoba parfumnya. Tapi setelahnya, ternyata San mengatakan hal yang mengagetkan.

“Yuk Fang, mari kita hitung pengeluaran hari ini. Parfum, daging babi, roti, mie, gula-gula, semua totalnya 2.000 won. Jadi, kapan kau akan menikahiku?” tanya San.

LOL. Aiigooooo, ini melamar atau mendakwa sih?

c1 c2

Yuk Fang sangat kaget. “Mengapa aku harus menikahimu?”

“Karena hari ini aku menghabiskan lebih dari 2.000 won untukmu,” jawab San.

“Kalau begitu, ambil kembali parfum dan daging babinya.”

San menolak.

c3 c4

Namun Yuk Fang bilang, ia akan membayar senilai 2.000 won. Tapi ia menyayangkan karena San sama sekali tidak memberitahu bahwa setelah mentraktir makanan ia harus bersedia dinikahi.

San terlihat kecewa. Ia bertanya mengapa Yuk Fang tidak mau menikah dengannya. Ia berusaha meyakinkan. Namun Yuk Fang tetap menolak karena ia sudah punya pacar yang bernama He Xiao Yoong.

***

San tidak putus asa. Walau ditolak Yuk Fang, ia menemui ayah Yuk Fang dan membawa berbagai macam hadiah. Ia memperkenalkan kakek dan ayahnya yang merupakan orang yang cukup terpandang. Ia juga bilang bahwa He Xiao Yoong bukanlah pria yang baik. Xiao telah banyak menipu gadis, berjanji akan menikahi namun akhirnya ditinggal. Jika Yuk Fang menikah dengan Xiao, akan ada kejadian buruk.

c6

“Abeonim, jika Yuk Fang menikah denganku, maka anak-anak akan menggunakan nama marga Xu, sepertiku. Aku akan menjadi penerusmu, dan bersedia menjalankan bisnis popcornmu hingga 30 tahun ke depan. “

San menyerahkan uang yang dimilikinya, dan jika ia diizinkan menikahi Yuk Fang, ia janji akan merawat Abeonim dengan baik dan menganggapnya sebagai ayahnya sendiri.

Aboenim terlihat mempertimbangkan hal itu, sedangkan Yuk Fang menguping dari balik pintu. Abeonim menolak uang itu. Ia memuji San sebagai pemuda yang jujur, sama seperti ayahnya.

c6

Lalu Abeonim memanggil Yuk Fang, agar memberitahu Xiao bahwa Yuk Fang akan segera dinikahkan dengan pria lain. Yuk Fang shock, ia berusaha menentang keputusan ayahnya, tetapi sayang, ayah sudah memutuskan bahwa San yang akan menjadi menantunya. Keesokan harinya, Yuk Fang menemui Xiao dan mereka putus.

***

c1 c2

Scene Yuk Fang dengan ekpresi dan pakaian berbeda berganti alam beberapa detik. Sampai akhirnya, scene menyunjukkan ia tersenyum riang. Di jalan, Yuk Fang berjalan bergandeng tangan dengan San. Yuk Fang bilang San sangat beruntung karena mendapatkan wanita sepertinya, yang cantik dan berbakat. Mereka membahas tentang rencana mereka berumah tangga kelak.

Yuk Fang bilang ia bisa mengerjakan pekerjaan rumah, tetapi bukan yang berat-berat. Di hari libur, ia ingin istirahat.

“Hari libur apa?” tanya San.

“Saat aku menstruasi.” LOL

San setuju.

Akhirnya mereka menikah. San terlihat sangat gugup dan malu, sampai telinganya memerah. Mereka mengambil foto bersama.

nikah

Well, jujur saja hal ini agak aneh (karena baru pertama kali saya mendengarnya). Pertunangan digagalkan karena ‘belum pernah menjual darah’. Pria yang tidak pernah menjual darahnya dianggap bukan kandidat suami yang layak dipertimbangkan. Saya bertanya-tanya dalam hati, bagaimana seandainya dia adalah seorang pria yang baik dan bertanggung jawab? Masa ia ditolak gara-gara hal itu? Saya menghargai budaya maupun tradisi setiap daerah, namun menonton film ini, saya merasa beruntung sebagai seorang Muslimah. Dalam Islam, kriteria yang dianjurkan untuk memilih pasangan hidup ada 4, yaitu karena harta, keturunan, kecantikan/ ketampanan dan karena agamanya. Namun Nabi Muhammad Saw menganjurkan, pilihlah yang baik agamanya (yang akhlaknya baik), niscaya kita akan beruntung/ berbahagia.

Film ini durasinya 2 jam, dan akan saya bagi menjadi empat bagian recap. Saya sama sekali tidak punya pengalaman membuat recap/ sinopsis, dan mudah bosan karena harus banyak mengcapture. Maaf jika ada yang salah/ kurang tepat. Saya memakai nama-nama mengikuti nama di subtittle untuk memudahkan. Karena nama yang di subtittle mengikuti nama novel aslinya. Nama tokoh yang diperankan Ha Jung Woo aslinya adalah Xǔ Sānguān (San), namun dalam film ia disebut Heo Sam-Gwan.

Bagaimanakah kehidupan rumah tangga Yuk Fang dan San setelah menikah? Awalnya, Yuk Fang memang terlihat keberatan ketika harus melepas Xiao. Namun akhirnya, ia terlihat senang dan bahagia dinikahi oleh San. Apakah mereka akan bahagia, atau sebaliknya, akan menemui banyak rintangan yang tak mampu diselesaikan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s